Dior Dior Dior

Wali Kota Jogja Kerahkan 100 Truk Angkut Sampah, Depo Kotabaru Ditarget Bersih Sebelum Natal

Dior

Apa Kabar Yogyakarta – Pemerintah Kota Yogyakarta mempercepat penanganan penumpukan sampah menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) dengan mengerahkan 100 truk pengangkut sampah setiap hari. Salah satu fokus utama penanganan berada di Depo Sampah Kotabaru, yang ditargetkan sudah bersih sebelum perayaan Natal.

Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemkot Jogja Kerahkan 500 Truk untuk Angkut  Sampah - Akurat Jogja
Wali Kota Jogja Kerahkan 100 Truk Angkut Sampah, Depo Kotabaru Ditarget Bersih Sebelum Natal

Wali Kota Yogyakarta mengatakan, langkah ini diambil sebagai respon atas meningkatnya volume sampah di sejumlah titik, khususnya di depo-depo yang berada di kawasan strategis dan dekat pusat aktivitas masyarakat.

Dior

“Kami tidak ingin persoalan sampah mengganggu kenyamanan warga dan wisatawan menjelang Natal dan Tahun Baru. Karena itu, kami kerahkan hingga 100 armada truk setiap hari untuk mempercepat pengangkutan,” ujar Wali Kota, Selasa (10/12/2025).

Depo Kotabaru Jadi Prioritas

Menurut Wali Kota, Depo Kotabaru menjadi salah satu titik prioritas karena berada di kawasan padat aktivitas, dekat pusat pendidikan, perkantoran, dan jalur wisata. Penumpukan sampah di lokasi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan bau tidak sedap, gangguan kesehatan, hingga kemacetan lalu lintas.

Baca Juga : Hilang 4 Hari, Lansia Ditemukan Membusuk di Lahan Kosong depan Rutan IIB Bantul

“Target kami jelas, sebelum Natal depo ini harus bersih. Tidak boleh ada lagi tumpukan sampah yang mengganggu aktivitas warga,” tegasnya.

Selain Kotabaru, penanganan juga difokuskan pada depo-depo lain yang selama ini rawan mengalami lonjakan volume sampah, terutama di kawasan pusat kota, pasar, dan sekitar destinasi wisata.

Volume Sampah Meningkat Jelang Nataru

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta menjelaskan, menjelang momen Nataru, volume sampah harian mengalami peningkatan signifikan. Dari rata-rata 280 ton per hari, kini meningkat menjadi lebih dari 300 ton per hari.

“Peningkatan ini dipicu oleh aktivitas belanja masyarakat, kegiatan keagamaan, serta lonjakan kunjungan wisatawan,” jelasnya.

DLH juga menambah jam operasional petugas kebersihan dan memperkuat sistem pengangkutan agar tidak terjadi penumpukan sampah berkepanjangan di depo maupun tempat pembuangan sementara (TPS).

Imbau Masyarakat Ikut Menjaga Kebersihan

Pemkot Yogyakarta juga mengimbau masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama dengan memilah sampah dari rumah tangga serta tidak membuang sampah di luar jam pengangkutan.

“Kami minta partisipasi warga. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Disiplin masyarakat sangat menentukan keberhasilan penanganan sampah,” ujar Wali Kota.

Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Yogyakarta diperkirakan akan dipenuhi wisatawan dari berbagai daerah. Karena itu, kebersihan kota menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga citra pariwisata dan kenyamanan publik.

Pemkot optimistis, dengan pengerahan maksimal armada dan personel, persoalan penumpukan sampah dapat dikendalikan sebelum puncak arus libur Nataru.

Dior